Gambaran Umum
Timor-Leste adalah destinasi dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, dengan ekosistem darat dan laut yang masih asli, ditandai oleh iklim mikro yang beragam dan habitat alami yang kaya.
Vegetasi
- Terletak di wilayah tropis kering
- Vegetasi sangat bervariasi di berbagai wilayah
- Mulai dari:
- Sabana terbuka yang kering
- Tutupan hutan yang lebat
- Rumpun bakau di pesisir
Kehidupan Satwa
Mamalia
- Populasi mamalia besar asli yang telah berkurang
- Spesies yang ada antara lain:
- Monyet
- Kuskus totol (marsupial penghuni pohon)
- Rusa timor di dataran tinggi
- Kelelawar dan celurut
Reptil
- Ular
- Tokek
- Cicak dan kadal yang lebih kecil
- Penyu
- Buaya muara
Kehidupan Burung
- Lebih dari 240 spesies tercatat
- 23 spesies endemik
- Burung terancam punah yang menonjol:
- Kakatua jambul kuning
- Uncal-kouran timor (black cuckoo dove)
- Gelatik timor
Ekosistem Laut
Terumbu Karang
- Terletak di Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle)
- 76% dari 805 spesies karang di dunia ditemukan di sini
- Pulau Atauro: rata-rata keragaman ikan karang per lokasi tertinggi yang pernah tercatat (survei Conservation International, 2016)
- Rata-rata 253 spesies ikan karang per lokasi di 10 lokasi, total 642 spesies
- 315 spesies di lokasi terkaya
Satwa Laut
Paus dan Lumba-lumba
- Titik panas global bagi mamalia laut
- Puncak musim migrasi: Oktober–Desember
- Spesies yang ada antara lain:
- Paus biru
- Paus bungkuk
- Berbagai spesies lumba-lumba
Konservasi
- Kawasan konservasi laut yang dikelola masyarakat
- Praktik tradisional yang melestarikan ekosistem
- Taman Nasional Nino Konis Santana (taman nasional pertama)
- Mencakup 123.600 hektare
- Meliputi pegunungan, kawasan laut, dan terumbu karang
Sumber
Konten ini diambil dari situs web resmi pariwisata Timor-Leste (www.timorleste.tl) sebagai bagian dari proyek pelestarian konten.